HOME | SHOP | TOOLBAR | RADIO | SIGN UP | LOG IN | GAMES | VIDEOS | CLUBS | BLOGS | LAYOUTS | BROWSE | SEARCH | INVITE | HELP  
 Defli's Blog   
  
Sosiologi Dan Antropologi Sebagai Ilmu & Metode   

SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI SEBAGAI ILMU DAN METODE
 
Definisi Ilmu Pengetahuan
Pengetahuan adalah kesan di dalam pikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca indera atau segala sesuatu yang kita ketahui dari berbagai sumber, yaitu bernalar, pengalaman, wewenang, dan intuisi. Pengetahuan memerlukan pembuktian kebenaran untuk menghilangkan prasangka, kira-kira, dan ketidak pastian.
Ilmu merupakan kumpulan pengetahuan yang ilmiah yang didapat melalui langkah-langkah sistematis dan dapat diperiksa, ditelaah secara mendalam oleh orang lain. Sistematis artinya diperoleh dengan tahapan yang jelas dan merupakan satu kesatuan yang utuh sehingga tiap-tiap bagian saling berhubungan.
1.      Merumuskan Masalah
Langkah awal dalam suatu penelitian sosial kita harus menemukan suatu permasalahan yang bermanfaat untuk dicarikan penyelesaiannya melalui metode ilmiah.
2.      Merumuskan Kepustakaan
Meninjau kepustakaan artinya membaca dan mengumpulkan pendapat-pendapat atau teori yang dapat dijadikan sebagai landasan dalam memecahkan suatu permasalahan
3.      Merumuskan Hipotesis
Hipotesis adalah suatu pernyataan yang disusun berdasarkan teori yang dipertimbangkan dengan sangat hati-hati dan tujuannya adalah menghubungkan semua fakta yang telah diketahui satu dengan yang lain dengan cara yang dapat diterima akal (logis), dan dapat diuji.
4.      Merencanakan Desain Penelitian
Bagian ini berisi tentang apa yang perlu ditelaah, data apa yang perlu dicari, dimana kita dapat menemukan, bagaimana cara mengumpulkan, mengolah dan menganalisisnya.
5.      Mengumpulkan Data
Data hasil penelitian dikumpulkan untuk menguji hipotesis dan menghindarkan
6.      Menganalisis Data
Dalam menganalisis data yang harus dilakukan diantaranya adalah : membuat pengelompokkan data, membuat tabel, membandingkan data, melaksanakan berbagai pengujian dan perhitungan yang diperlukan untuk membantu menemukan hasil.
7.      menarik Kesimpulan
Didalam menarik kesimpulan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :
·        Apakah dugaan awal diterima atau ditolak
·        Apakah hasilnya meyakinkan
·        Apakah penelitian tersebut menambah pengetahuan kita
·        Apa pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu sosiologi
·        Saran-saran apakah yang timbul untuk penelitian lebih lanjut.
 
1.      Pengertian Sosiologi dan Antropologi
Istilah sosiologi pertama kali dikemukakan oleh ahli filsafat, moralis dan sekaligus sosiolog berkebangsaan Perancis, Augusto Comte melalui sebuah karyanya yang berjudul Cours de Philisophie Positive. Menurut Comte, sosiologi berasal dari kata latin socius yang artinya teman atau sesama dan logos dari kata Yunani yang artinya cerita.
Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. Berikut ini definisi-definisi sosiologi yang dikemukakan berbagai ahli.
 
Pitirim Sorokin
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari :
·        Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejala agama, gejala keluarga, dan gejala moral).
·        Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non sosial (gejala geografis, biologis).
·        Ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.
 
Roucek dan Warren
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.
 
 
2.      Ciri Serta Hakikat Sosiologi dan Antropologi
 
Ciri Sosiologi dan Antropologi
Sosiologi dan antropologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat. Kedua ilmu itu berdiri sendiri karena telah memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. Ciri-ciri utamanya kedua ilmu itu adalah sebagai berikut.
a.      Empiris, artinya ilmu pengetahuan tersebut didasarkan pada observasi terhadap kenyataan dan akal sehat serta hasilnya tidak bersifat spekulatif (menduga-duga)
b.      Teoritis, artinya suatu ilmu pengetahuan yang selalu berusaha untuk menyusun abstaksi dari hasil-hasil pengamatan. Abstaksi tersebut merupakan kesimpulan logis yang bertujuan menjelaskan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.
c.       Komulatif, artinya disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada atau memperbaiki, memperluas, serta memperkuat teori-teori yang lama.
d.     Nonetis, artinya pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut secara mendalam.
 
Hakikat Sosiologi dan Antropologi.
Hakikat sosiologi dan antropologi sebagai ilmu pengetahuan antara lain sebagai berikut :
a.      Sosiologi dan antropologi adalah ilmu sosial, hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa keduanya mempelajari atau berhubungan dengan gejala-gejala kemasyarakatan.
b.      Dalam sosiologi dan antropologi, obyek yang dipelajari dibatasi pada apa yang terjadi sekarang dan buka apa yang seharusnya terjadi pada saat ini. Oleh karena itu, kedua ilmu tersebut disebut pula ilmu pengetahuan normatif.
c.       Dilihat dari segi penerapannya, sosiologi dan antropologi dapat digolongkan ke dalam ilmu pengetahuan murni (pure science) dan dapat pula menjadi ilmu terapan (applied science).
d.      Sosiologi dan antropologi adalah ilmu pengetahuan yang abstrak dan bukan pengetahuan yang konkret. Artinya, yang menjadi perhatian adalah bentuk dan pola-pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh, bukan hanya peristiwa itu sendiri.
e.      Sosiologi dan antropologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian dan pola-pola umum manusia dan masyarakatnya. Sosiologi meneliti dan mencari apa yang menjadi prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia serta sifat, bentuk, isi dan struktur masyarakat. Sedangkan antroplogi lebih memusatkan perhatiannya pada ciri-ciri dan hasil budaya manusia.
f.        Sosiologi dan antropologi merupakan ilmu pengetahuan umum, bukan khusus, artinya sosiologi maupun antropologi mempelajari gejala-gejala umum yang ada pada interaksi antar manusia.

Posted: 8/4/2009 at 23:05Read 1381 times | 0 comments | Leave Comment 
  Defli 
42 years old
Male


Last Login: 12/8/2009

Purchase Defli
View My: Blog | Pictures | Videos | Layouts
  SUBSCRIBE
  USER OPTIONS
  RECENT BLOG ENTRIES
Matahari
Hakikat Bangsa Dan Negara
Standar Baku Air Minum
Dampak Globalisasi Ekonomi
Bahan Makalah - Pengolahan Limbah
  BLOG ARCHIVES
2009
May June July August

HOME | PRIVACY POLICY | TERMS OF SERVICE | REPORT CONTENT | CONTACT YUWIE | SPAM
©2007-2009 Yuwie.com