PENDAHULUAN
NOT A MEMBER YUWIE YET? JOIN HERE : http://si-toying.co.cc
Sesuai
dengan kalender akademik program studi D-III Kebidanan Universitas
Gunadarma Jakarta bahwa program pengajaran semester genap tahun
akademik 2005/2006 akan dimulai pada tanggal 12 September 2005
Mata
kuliah Askeb IV (Pathologi ) semester IV mempunyai bobot 2 SKS
(T=1 ), ( P : = 1 ). Proses belajar ceramah adalah kegiatan
belajar ceramah yang lebih mengutamakan kemampuan kognitif dengan
menggunakan metode ceramah, diskusi dan penugasan.
A. DESKRIPSI MATA
KULIAH
Mata
kuliah ini memberi kemampuan pada mahasiswa untuk memberikan Asuhan
kebidanan pada masa nifas dengan pendekatan manajemen kebidanan
didasari konsep- konsep, sikap dan keterampilan dengan pokok bahasan
konsep dasar masa nifas, melaksanakan asuhan kebidanan pada masa
nifas, melaksanakan kunjungan rumah pada ibu masa nifas, deteksi dini
komplikasi masa nifas dan pendokumentasiannya.,
B. TUJUAN MATA AJAR
Setelah
menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu :
Menjelaskan
konsep dasar masa nifas
Menjelaskan proses
laktasi dan menyusui.
Menjelaskan respon
orang tua terhadap bayi baru lahir.
Menjelaskan
perubahan fisiologis
Menjelaskan proses
adaptasi fisiologis dan psikologis ibu dalam masa nifas.
Melaksanakan
asuhan kebidanan pada ibu masa nifas .
Melaksanakan
program tindak lanjut asuhan masa nifas.
Menjelaskan cara
mendeteksi dini komplikasi pada masa nifas dan penanganannya
Mendokumentasikan
hasil asuhan masa post partum.
C. LINGKUP MATERI
Konsep dasar
asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas.
Menjelaskan proses
laktasi dan menyusui
Respon orang tua
terhadap bayi baru lahir.
Perubahan
fisiologis masa nifas
Proses adaptasi
psikologis ibu masa nifas.
Kebutuhan dasar
ibu masa nifas
Asuhan masa nifas
normal
Program tindak
lanjut asuhan masa nifas di rumah
Deteksi dini
komplikasi masa nifas dan penanganannya.
D. KEGIATAN BELAJAR
MENGA JAR
Kegiatan
belajar dikelola untuk mencapai tujuan yaitu :
Dengan
bobot 1 SKS = 1 x 50 menit x 16 minggu = jam
Kegiatan
kuliah merupakan kegiatan memberikan teori / materi kuliah dalam
kelas serta diskusi untuk materi-materi persalinan
Dilaksanakan
dikelas, laboratorium, baik dikampus maupun dilahan praktek dengan
menggunakan metode simulasi, demontrasi, role play dan bed side
teaching.
E. PERSYARATAN
PESERTA DIDIK
Untuk
mengikuti mata kuliah Askeb III mahasiswa harus :
Sedang mengikuti
kuliah Askeb II .
Selama kegiatan
belajar mengajar mahasiswa tidak boleh absen dengan alasan apapun
lebih dari 10% dari jumlah kehadiran. Jika karena suatu hal penting
mahasiswa tidak mengikuti kegiatan belajar, maka sebagai gantinya
mahasiswa dapat menyusun makalah penugasan sesuai dengan topik yang
ditentukan pendidikan.
Izin yang
diperoleh hanya melalui unit pendidikan.
Selama mengikuti
kegiatan belajar mengajar, mahasiswa harus tertib dan mematuhi
segala peraturan dan memenuhi kewajiban untuk mata kuliah tersebut.
Setiap mahasiswa
dapat mengikuti ujian semester jika :
Telah
menyelesaikan administrasi keuangan.
Mengikuti
kegiatan belajar mengajar >
90%.
Telah menyerahkan
seluruh penugasan-penugasan selama kegiatan belajar mengajar
F. SISTEM PENILAIAN
Penilaian
untuk mata kuliah Askeb II dilaksanakan secara menyeluruh mencakup
seluruh materi, keterampilan dan sikap yang secara utuh dapat dilihat
dalam bentuk “kompetensi”. Penilaian diperoleh dari kegiatan
kuliah, seminar, penugasan dan kuis.
Teori :
UTS : 30 % ( N1
)
UAS : 10 % ( N2
)
Penugasan : 20 %
( N3 )
Praktek : 40 % (
N 4 )
Nilai
akhir mata kuliah adalah :
MA
= (30% x N1) (10% x N2) (20% x N3) ( 40 % x N4 )
Nilai
batas lulus untuk mata ajar = 2 = C ; dengan ketentuan sebagai
berikut :
-
|
NILAI
MENTAH
|
NILAI
MUTU
|
LAMBANG
|
|
0 -
40
41 - 55
56 - 70
71 - 85
86 -
100
|
0
1
2
3
4
|
E
D
C
B
A
|
Atau
-
|
NILAI
MENTAH
|
NILAI
MUTU
|
LAMBANG
|
|
< 1
1,0 -
1,75
1,76 -
2,50
2,51 -
3,50
3,51
- 4
|
0
1
2
3
4
|
E
D
C
B
A
|
TIM PENGAJAR
Koordinator :
Anggota :
Jadwal
kegiatan PBC terlampir.
Jakarta,
September 2005
MENGETAHUI
Koordinator
Akademik Koordinator M.A.
( Willhelmina Fasya
S.ST )
JADWAL PROSES
BELAJAR MENGAJAR
MATA KULIAH ASKEB
IV PATHOLOGI
PROGRAM STUDI D-III
KEBIDANAN GUNADARMA JAKARTA
SEMESTER III JALUR
UMUM TA 2005 / 2006
NO
|
HARI/TGL
|
TOPIK
|
METODE
|
PENGAJAR
|
|
1
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14
|
|
Prinsip deteksi
dini terhadap kelainan, komplikasi dan penyakit yang lazim
terjadi pada ibu masa kehamilan, persalinan dan masa nifas.
Pemeriksaan
kehamilan dini ( early ANC detection )
Kontak dini
kehamilan trimester I
Pelayanan ANC
berdasarkan kebutuhan individu.
Skreining untuk
deteksi dini.
Deteksi dini
penyulit persalinan
Pemanfaatan
partograf pada setiap persalinan kala I aktif.
Deteksi dini
komplikasi masa nifas 1.3.1. 2 jam masa nifas
1.3.2. 6 jam masa nifas
1.3.3. 6 hari masa
nifas
1.3.4. 6 minggu masa
nifas.
1. Penyakit yang
menyertai kehamilan dan persalinan.
TB paru
Ginjal
Jantung
DM
Asma
Infeksi yang
menyertai kehamilan dan persalinan.
Sypilis
CMV (
Cythomegalovirus )
Rubella
Herpes
Varicella
Toxoplasmosis
Infeksi traktus
uranius
Hepatitis
HIV/AID
Tpus Abdominalis
Deteksi dini
kehamilan, komplikasi dan penyakit mas akehamilan, persalinan
dan masa nifas.
Masa kehamilan.
Trimester I
Trimester II
Trimester III
Masa persalinan.
Masa nifas
Kala IV
6 jam
6 hari
6 minggu.
4. Perubahan
fisiologis masa nifas.
Perubahan sistem
reproduksi
Uterus
Vagina dan
perineum.
Perubahan sistem
pencernaan.
Perubahan sistem
perkemihan.
Perubahan sistem
musculosketal/ diastasis rectie abdominis
Perubahan sistem
endokrin
Perubahan tanda-
tanda vital.
Perubahan sistem
kardio vaskuler.
Perubahan sistem
hematologi
Perubahan sistem
endokrin
Proses adaptasi
psikologis ibu masa nifas.
Adaptasi
psikologis ibu masa nifas.
Post partum Blues
Kesedihan dan
duka cita.
Kebutuhan dasar
ibu masa nifas.
Nutrisi dan
cairan.
Ambulasi.
Eleminasi : BAB/
BAK
Kebersihan diri/
perineum
Istirahat
Sexual.
Latihan/ senam
nifas.
Asuhan ibu masa
nifas normal.
7.1.1
Pengkajian data fisik,
7.1.2.
Riwayat kesehatan ibu
7.1.3.
Pemeriksaan fisik
7.2..
Merumuskan diagnosa / masalah aktual antara lain:
Masalah nyeri.
Masalah infeksi.
Masalah cemas,
perawatan perineum, payudara, ASI ekslusif
Masalah KB,
Gizi, tanda bahaya, senam, menyusui.
Merumuskan
diagnosa/ masalah potensial antara lain :
Gangguan
perkemihan.
Gangguan BAB
Gangguan
hubungan sexual.
Merencanakan
asuhan kebidanan :
Evaluasi secara
terus menerus.
Gangguan rasa
nyeri.
Mengatasi
infeksi.
Mengatasi cemas.
Menjelaskan
tentang gizi, KB, tanda bahaya, hubungan sexual, senam nifas,
perawatan perineum, perawatan bayi sehari- hari, dll.
Memberikan
kenyamanan pada ibu
Membantu ibu
untuk menyusui bayi.
Memfasilitasi
menjadi orang tua.
Persiapan pasien
pulang.
Antisipatory
Guidance.
Deteksi dini
komplikasi pada ibu masa nifas.
Health
education.
Nutrisi
Hygiene
Perawatan
perineum.
Istirahat dan
tidur.
Ambulasi
Pelaksanaan
asuhan kebidanan :
Tindakan
mandiri.
Kolaborasi.
Tindakan
pengawasan.
Pendidikan/
penyuluhan.
Evaluasi asuhan
kebidanan :
Tujuan asuhan
kebidanan
Efektifitas
tindakan untuk mengatasi masalah.
Hasil asuhan.
Tindak lanjut
asuhan nifas di rumah
Jadwal kunjungan
rumah.
Asuhan lanjutan
masa nifas di rumah.
Penyuluhan masa
nifas.
Cara deteksi dini
komplikasi pada nifas dan penaganannya.
Perdarahan per
vagina.
Infeksi masa
nifas
Sakit kepala,
nyeri epigastrik, penglihatan kabur.
Pembengkakan di
wajah atau extermitas.
Demam, muntah,
rasa sakit waktu berkemih.
Payudara berubah
menjadi merah, panas,dan atau terasa sakit.
Kehilangan nafsu
makan dalam waktu yang lama.
Rasa sakit,
merah, lunak dan atau pembengkakan di kaki.
Merasa sedih
atau tidak mampu mengasuh sendiri bayinya dan diri sendiri.
Dokumentasi asuhan
dalam bentuk laporan asuhan kebidanan masa nifas.
|
Ceramah
Ceramah
|
|
KEPUSTAKAAN
BUKU
UTAMA
Varney,s Midwifery,
1997
Seller P (1993)
Midwifery Vol I, South afrika.
V. Ruth Bennet dan
Linda (1999 ) Miles text book for midwifery, UK. London.
BUKU
ANJURAN
Sweet, BR, 1997 :
Mayes midwifery, Bailliere Tindall, London.
Pusdiknakes, WHO,
JHPIEGO, 2001, Buku IV, asuhan kebidanan pada ibu post partum.
WHO, 2001; Panduan
praktis maternal dan Neonatal.
Linda V Walsh, 2001
Midwifery, Saunders Company, Ny.
Saifudin, A.B. et al
2000 Buku acuan nasional pelayanan kesehatan Jakar
PROGRAM
PENGAJARAN
ASKEB
NEONATUS, BAYI & ANAK BALITA
PROGRAM
STUDI D-III KEBIDANAN
UNIVERSITAS
GUNADARMA
T.A.
2005 / 2006
* * * *
* * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Koordinator :
Pengajar :
JAKARTA -
INDONESIA
PROGRAM PENGAJARAN
SEMESTER III
MATA KULIAH ASKEB
NEONATUS, BAYI DAN ANAK BALITA
PROGRAM STUDI D-III
KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA
PENDAHULUAN
Sesuai
dengan kalender akademik program studi D-III Kebidanan Universitas
Gunadarma Jakarta bahwa program pengajaran semester genap tahun
akademik 2005/2006 akan dimulai pada tanggal 12 September 2005
Mata
kuliah Askeb neonatus bayi dan anak balita semester III mempunyai
bobot 4 SKS (T=2 ), ( P : = 2 ). Proses belajar ceramah
adalah kegiatan belajar ceramah yang lebih mengutamakan kemampuan
kognitif dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan penugasan.
A. DESKRIPSI MATA
KULIAH
Mata
kuliah ini memberi kemampuan pada mahasiswa untuk memberikan Asuhan
kebidanan pada neonatus ( 24 jam setelah lahir sampai dengan 28 hari
) bayi dan balita yang didasari oleh konsep, sikap dan keterampilan.
Topik- topik yang dibahas meliputi : Lingkup asuhan, penatalaksanaan,
pemantauan tumbuh kembang, imunisasi, peran dan tanggung jawab orang
tua, sistem rujukan serta pendokumentasian hasil asuhan.
B. TUJUAN MATA AJAR
Setelah
menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu :
Menjelaskan
lingkup asuhan neonatus, bayi dan anak balita normal dan abnormal.
Menjelaskan konsep
asuhan bayi dan anak balita.
Mempraktekkan
pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak balita.
Mempraktekkan
simulasi sesuai tahap tumbuh kembang bayi dan anak balita.
Mempraktekkan
asuhan pada neonatus, bayi dan anak balita normal dan abnormal.
Mempraktekkan
imunisasi pada neonatus, bayi dan anak balita.
Mempraktekkan
penyuluhan pada orang tua tentang asuhan neonatus, bayi dan anak
balita.
Melaksanakan
sistem rujukan.
Mempraktekkan
pendokumentasikan hasil asuhan kebidanan.
C. LINGKUP MATERI
Lingkup asuhan
neonatus, bayi dan balita.
Konsep dasar
asuhan kebidanan pada neonatus bayi dan balita.
Asuhan pada bayi
usia 2-6 hari.
Mempraktekkan
asuhan pada bayi sampai usia 6 minggu.
Praktek pemantauan
tumbuh kembang neonatus, bayi dan balita.
Praktek asuhan
pada neonatus dan bayi baru lahir dengan masalah yang lazim terjadi.
Neonatus dengan
kelainan bawaan dan penatalaksanaannya.
Neonatus resiko
tinggi dan penatalaksanaannya.
Neonatus resiko
tinggi dan penatalaksanaannya.
Imunisasi pada
neonatus, bayi dan balita.
Sistem rujukan.
Pendokumentasian
hasil asuhan pada neonatus, bayi dan balita.
D. KEGIATAN BELAJAR
MENGA JAR
Kegiatan
belajar dikelola untuk mencapai tujuan yaitu :
Dengan
bobot 1 SKS = 1 x 50 menit x 16 minggu = 13,3 jam
Kegiatan
kuliah merupakan kegiatan memberikan teori / materi kuliah dalam
kelas serta diskusi untuk materi-materi persalinan
Dilaksanakan
dikelas, laboratorium, baik dikampus maupun dilahan praktek dengan
menggunakan metode simulasi, demontrasi, role play dan bed side
teaching.
E. PERSYARATAN
PESERTA DIDIK
Untuk
mengikuti mata kuliah Askeb Neonatus Bayi dan anak Balita mahasiswa
harus :
Sedang mengikuti
kuliah Askeb II .
Selama kegiatan
belajar mengajar mahasiswa tidak boleh absen dengan alasan apapun
lebih dari 10% dari jumlah kehadiran. Jika karena suatu hal penting
mahasiswa tidak mengikuti kegiatan belajar, maka sebagai gantinya
mahasiswa dapat menyusun makalah penugasan sesuai dengan topik yang
ditentukan pendidikan.
Izin yang
diperoleh hanya melalui unit pendidikan.
Selama mengikuti
kegiatan belajar mengajar, mahasiswa harus tertib dan mematuhi
segala peraturan dan memenuhi kewajiban untuk mata kuliah tersebut.
Setiap mahasiswa
dapat mengikuti ujian semester jika :
Telah
menyelesaikan administrasi keuangan.
Mengikuti
kegiatan belajar mengajar >
90%.
Telah menyerahkan
seluruh penugasan-penugasan selama kegiatan belajar mengajar
F. SISTEM PENILAIAN
Penilaian
untuk mata kuliah Askeb II dilaksanakan secara menyeluruh mencakup
seluruh materi, keterampilan dan sikap yang secara utuh dapat dilihat
dalam bentuk “kompetensi”. Penilaian diperoleh dari kegiatan
kuliah, seminar, penugasan dan kuis.
Teori :
UTS : 15% ( N1
)
UAS : 25 % ( N2
)
Penugasan : 10 %
( N3 )
Praktek : 50 % (
N 4 )
Nilai
akhir mata kuliah adalah :
MA
= (15 % x N1) (25 % x N2) (10% x N3) ( 50 % x N4 )
Nilai
batas lulus untuk mata ajar = 2 = C ; dengan ketentuan sebagai
berikut :
-
|
NILAI
MENTAH
|
NILAI
MUTU
|
LAMBANG
|
|
0 -
40
41 - 55
56 - 70
71 - 85
86 -
100
|
0
1
2
3
4
|
E
D
C
B
A
|
Atau
-
|
NILAI
MENTAH
|
NILAI
MUTU
|
LAMBANG
|
|
< 1
1,0 -
1,75
1,76 -
2,50
2,51 -
3,50
3,51
- 4
|
0
1
2
3
4
|
E
D
C
B
A
|
TIM PENGAJAR
Koordinator :
Anggota :
Jadwal
kegiatan PBC terlampir.
Jakarta,
1 Agustus 2005
MENGETAHUI
Koordinator
Akademik Koordinator M.A.
( Willhelmina Fasya
S.ST )
JADWAL PROSES
BELAJAR MENGAJAR
MATA KULIAH ASKEB
NEONATUS, BAYI DAN ANAK BALITA
PROGRAM STUDI D-III
KEBIDANAN GUNADARMA JAKARTA
SEMESTER III JALUR
UMUM TA 2005 / 2006
NO
|
HARI/TGL
|
TOPIK
|
METODE
|
PENGAJAR
|
|
1
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
.
10
11.
12.
13
14.
15.
16
|
|
Lingkup asuhan
Bayi baru lahir
normal.
Bayi baru lahir
bermasalah.
Kelainan-
kelaianan pada bayi baru lahir.
Trauma pada bayi
baru lahir.
Neonatus
beresiko tinggi.
Kegawat
daruratan.
Neonatus bayi
dan anak balita dengan penyakit yang lazim terjadi.
Konsep asuhan
neonatus bayi dan anak balita.
Adaptasi bayi
baru lahir terhadap kehidupan di luar uterus.
Pencegahan
infeksi.
Rawat gabung.
Pengumpulan data.
Pengkajian fisik
bayi baru lahir.
Penampilan dan
perilaku bayi baru lahir.
Membuat rencana
asuhan bayi 2-6 hari.
Rencana asuhan
2-6 hari.
4.1.
Asuhan primer pada bayi 6 minggu pertama.
Peran bidan pada
bayi sehat.
Bounding
attacment
rencana asuhan.
Indikator
pemantauan tumbuh kembang neonatus, bayi dan anak balita.
Pertumbuhan BB,
TB
Menggunakan
Denver Development Stress test ( DDST )
Neonatus dan bayi
dengan masalah serta penatalaksanaannya.
Bercak mongol.
Hemangioma.
Ikterik
Muntah dan
Gumoh.
Oral trush
Diaper Rush
Seborrhea
Bisulan
Miliariasis
Diare
Obstipasi
Infeksi
Bayi meninggal
mendadak.
Caput suksedanum
Chepalhematom
Trauma pada
fleksus bracialis.
Fraktur
clavicula dan fraktur humerus.
Neonatus dengan
kelainan bawaan dan penatalaksanaannya.
Labioskizis dan
labiopalatoskizis
Atresia
oesopagus.
Atresia rekti
dan anus.
Hirscprung
Obstruksi
biliaris
Omfolakel.
Hernia
Diafragmatika
Atresia duodeni,
oesopagus
Meningokel,
ensefalokel.
Hidrosefalus
Fimosis
Hipospadia
Kelainan
metabolik dan endokrin.
Neonatus resiko
tinggi dan petalaksanaannya.
BBLR
Asfiksia
Neonatorum.
Sindrom,
gangguan pernafasan.
Ikterus
Perdarahan tali
pusat.
Kejang.
Hypotermi.
Hypertermi.
Hypoglikemi.
Tetanus
neonatorum.
Penyakit yang
diderita ibu selama kehamilan.
.
Imunisasi dasar.
Imunisasi ulang.
Sistem rujukan.
Jenis rujukan.
Tingkat rujukan.
Mekanisme/ alur
rujukan.
9.1. Domentasi asuhan
dalam bentuk laporan asuhan kebidanan SOAP
|
Ceramah
Ceramah
|
|
KEPUSTAKAAN
BUKU
UTAMA
Varney,s Midwifery,
1997
CCU,s SMT 3, Asuhan
Bayi baru lahir, 2000
Sub Dit Kes Bayi dan
anak, Dir. Kes. GA, Program KHPPIA, 2000
BUKU
ANJURAN
Depkes RI, Asuhan
kesehatan anak dalam konteks keluarga, 1992
FK-UI Ilmu kesehatan
anak 1 dan 3
Depkes RI program
Imunisasi.
Penny Stanway,
Pregnancy and Baby care, 1997
Mirriam stoppard,
complete baby and child care, 1995
Depkes RI, MTBS,
modul, 2000
Mayes midwifery 1999
PROGRAM
PENGAJARAN PROMOSI KESEHATAN
PROGRAM
STUDI D-III KEBIDANAN
UNIVERSITAS
GUNADARMA
T.A.
2005 / 2006
* * * *
* * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Koordinator :
Pengajar :
JAKARTA -
INDONESIA
PROGRAM PENGAJARAN
SEMESTER III
MATA KULIAH PROMOSI
KESEHATAN
PROGRAM STUDI D-III
KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA
PENDAHULUAN
Sesuai
dengan kalender akademik program studi D-III Kebidanan Universitas
Gunadarma Jakarta bahwa program pengajaran semester genap tahun
akademik 2005/2006 akan dimulai pada tanggal 12 September 2005
Mata
kuliah promosi kesehatan semester III mempunyai bobot 2 SKS (T=1
), ( P : = 1 ). Proses belajar ceramah adalah kegiatan belajar
ceramah yang lebih mengutamakan kemampuan kognitif dengan menggunakan
metode ceramah, diskusi dan penugasan.
A. DESKRIPSI MATA
KULIAH
Mata
kuliah ini memberi kemampuan pada mahasiswa untuk melakukan promosi
kesehatan dalam pelayanan kebidanan dengan pokok bahasan meliputi :
Konsep dan prinsip promosi kesehatan lingkup promosi kesehatan, model
dan nilai promosi kesehatan, etik pendekatan dalam promosi kesehatan,
etik prinsip perubahan perilaku yang mendasari dalam promosi
kesehatan upaya promosi kesehatan dan peran bidan dalam kegiatan
promosi kesehatan.
B. TUJUAN MATA AJAR
Setelah
menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu :
Menjelaskan konsep
prinsip dan lingkup promosi kesehatan.
Menunjukkan model
dan nilai promosi kesehatan.
Menerapkan
pendekatan dalam promosi kesehatan.
Mempertimbangkan
etik dalam promosi kesehatan.
Menjelaskan
prinsip perubahan prilaku yang mendasari dalam promosi kesehatan.
Melakukan upaya
promosi kesehatan dalam pelayanan kebidanan
Melaksanakan peran
bidan dalam kegiatan promosi kesehatan
C. LINGKUP MATERI
Konsep dan prinsip
promosi kesehatan
Model dan nilai
promosi kesehatan
Strategi Global
promosi kesehatan
Etika promosi
kesehatan
Prinsip perubahan
prilaku.
Upaya promosi
kesehatan
Upaya kesehatan
dalam pelayanan kebidanan
Peran bidan dalam
promosi kesehatan
D. KEGIATAN BELAJAR
MENGA JAR
Kegiatan
belajar dikelola untuk mencapai tujuan yaitu :
Dengan
bobot 1 SKS = 1 x 50 menit x 16 minggu = jam
Kegiatan
kuliah merupakan kegiatan memberikan teori / materi kuliah dalam
kelas serta diskusi untuk materi-materi persalinan
Dilaksanakan
dikelas, laboratorium, baik dikampus maupun dilahan praktek dengan
menggunakan metode simulasi, demontrasi, role play dan bed side
teaching.
E. PERSYARATAN
PESERTA DIDIK
Untuk
mengikuti mata kuliah Promosi kesehatan mahasiswa harus :
Telah mengikuti
dan lulus kuliah semester II .
Selama kegiatan
belajar mengajar mahasiswa tidak boleh absen dengan alasan apapun
lebih dari 10% dari jumlah kehadiran. Jika karena suatu hal penting
mahasiswa tidak mengikuti kegiatan belajar, maka sebagai gantinya
mahasiswa dapat menyusun makalah penugasan sesuai dengan topik yang
ditentukan pendidikan.
Izin yang
diperoleh hanya melalui unit pendidikan.
Selama mengikuti
kegiatan belajar mengajar, mahasiswa harus tertib dan mematuhi
segala peraturan dan memenuhi kewajiban untuk mata kuliah tersebut.
Setiap mahasiswa
dapat mengikuti ujian semester jika :
Telah
menyelesaikan administrasi keuangan.
Mengikuti
kegiatan belajar mengajar >
90%.
Telah menyerahkan
seluruh penugasan-penugasan selama kegiatan belajar mengajar
F. SISTEM PENILAIAN
Penilaian
untuk mata kuliah promosi kesehatan dilaksanakan secara menyeluruh
mencakup seluruh materi, keterampilan dan sikap yang secara utuh
dapat dilihat dalam bentuk “kompetensi”. Penilaian diperoleh dari
kegiatan kuliah, seminar, penugasan dan kuis.
Teori :
UTS : 20 % ( N1
)
UAS : 30 % ( N2
)
Penugasan : 10 %
( N3 )
Praktek : 40 % (
N 4 )
Nilai
akhir mata kuliah adalah :
MA
= (20% x N1) (30 % x N2) (10% x N3) ( 40 % x N4 )
Nilai
batas lulus untuk mata ajar = 2 = C ; dengan ketentuan sebagai
berikut :
-
|
NILAI
MENTAH
|
NILAI
MUTU
|
LAMBANG
|
|
0 -
40
41 - 55
56 - 70
71 - 85
86 -
100
|
0
1
2
3
4
|
E
D
C
B
A
|
Atau
-
|
NILAI
MENTAH
|
NILAI
MUTU
|
LAMBANG
|
|
< 1
1,0 -
1,75
1,76 -
2,50
2,51 -
3,50
3,51
- 4
|
0
1
2
3
4
|
E
D
C
B
A
|
TIM PENGAJAR
Koordinator :
Anggota :
Jadwal
kegiatan PBC terlampir.
Jakarta,
1 Agustus 2005
MENGETAHUI
Koordinator
Akademik Koordinator M.A.
( Willhelmina Fasya
S.ST )
JADWAL PROSES
BELAJAR MENGAJAR
MATA KULIAH PROMOSI
KESEHATAN
PROGRAM STUDI D-III
KEBIDANAN GUNADARMA JAKARTA
SEMESTER III JALUR
UMUM TA 2005 / 2006
NO
|
HARI/TGL
|
TOPIK
|
METODE
|
PENGAJAR
|
|
1
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9
10
11
12
13.
14.
15
16
|
|
1.1
.Konsep dan prinsip promosikesehatan.
Pengertian
promosi kesehatan.
Tujuan promosi
kesehatan.
Sasaran promosi
kesehatan
Prinsip- prinsip
promosi kesehatan
Media promosi
kesehatan.
Sejarah promosi
kesehatan.
Lingkup promosi
kesehatan dalam praktek kebidanan menurut sasarannya :
Bayi.
Anak balita
Remaja
Ibu hamil
Ibu bersalin
Ibu nifas
Ibu menyusui
PUS/WUS
Klimakterium/
menopause.
2.1. Model dan nilai
promosi kesehatan.
2.1.1. Health Belief
Model.
2.1.2. Transteoritical
Model.
2.1.3. Teori sebab
akibat.
2.1.4. Stress dan
coping.
Pendekatan
promosi kesehatan.
3.1.1.
Strategi global.
Dukungan sosial.
Pemberdayaan
Advokasi
3.1.2 Strategi
berdasarkan Otawa Charter
Health Public
policy
Suportive
Empowerment
Health service
Personal skill
Community action.
Pendekatan
medikal
Perubahan
prilaku.
Education.
Berpusat pada
klien.
Perubahan
sosial.
4.1.
Etika promosi kesehatan.
4.1.1.
Analisa masalah kesehatan dan perilaku.
4.1.2.
Menetapkan sasaran.
4.1.3.
Menetapkan tujuan.
4.1.4.
Menetapkan pesan pokok.
4.1.5.
Menetapkan metode dan saluran komunikasi.
4.1.6.
Menetapkan kegiatan operasional.
4.1.7.
Menetapkan pemantauan dan evaluasi
Hubungan dengan
klien.
Kepeduliaan
dengan determinan sosial dan hubungannya terhadap kesehatan.
Praktek promosi
kesehatan.
Pertimbangan-
pertimbangan etis
5.1. Prinsip perubahan
prilaku.
Perubahan
prilaku.
Karena terpaksa.
(complaince )
Karena ingin
meniru (identification ).
Karena
menghayati manfaatnya.(internalization)
Proses perubahan
prilaku.
Upaya promosi
kesehatan.
Promosi
kesehatan pra nikah.
Promosi
kesehatan saat hamil.
Promosi
kesehatan persalinan
Promosi
kesehatan nifas
Promosi
kesehatan menyusui.
Upaya kesehatan
dalam pelayanan kebidanan
Promotif
Preventif
Kuratif
Rehabilitatif
7.1. Peran bidan dalam
promosi kesehatan.
Peran sebagai
advokator.
Peran sebagai
edukator.
Peran sebagai
fasilitator
Peran sebagai
motivator.
Evaluasi
|
Ceramah
Ceramah
|
|
KEPUSTAKAAN
BUKU
UTAMA
Dunklee, 2002, Health
Promotion in midwifery practice Ballivere tindall, london, (BU I )
Promosi kesehatan,
Depkes ( Direktur Promosi Kesehatan Dirjen Kesehatan Masyarakat )
Jakarta 2000 ( BU II)
Practicia Webb, 1994
Health Promotion and Patient Education, Chapma & Hall, London UK
BUKU
ANJURAN
Valirie Edgo, Mindi
Miller, 1994, Women’s Health care, Masby’s Clinical Nursing
series ( BA I )
Susan G Millstein
Phd,1993, promoting the health of Adolescent, Expord Universing ( BA
II )
Perencanaan
pendidikan kesehatan sebuah pendekatan diagnostik, Lawrence, W.
Grece et al, alih bahasa Zulazmi Mamdy PPFKM Depdikbud RI Jakarta
1990 ( BA III )
Introduction to
health education and health promotion.
Petunjuk praktis
promosi kesehatan
Pengantar pendidikan
Kesehatan dan Ilmu Prilaku, Soekidjo Notoatmojo, Andi Off Set
Jogjakarta ( BUV)
MORE INFORMATION KLIK SINI

|